Perjalanan Dynand Fariz Besarkan Jember Fashion Carnaval, dari Pesta Kampung hingga Berkelas Dunia

Seiring tahun, JFC semakin besar. Tepat pada 5 Agustus 2007, yakni pada JFC 6, Dynand mencanangkan Jember sebagai The World Fashion Carnival City, seiring semakin banyaknya penonton acara tahunan tersebut.

JFC tidak saja diharapkan menjadi milik Jember, tetapi juga milik Indonesia, bahkan dunia. Tema yang dipilih juga tak lagi isu regional, tetapi sudah mengglobal, yakni Save Our World.

Ada delapan defile saat itu yang berorientasi pada Human, Vegetal, Mineral dan Imagination. Tema tersebut dibagi dalam delapan defile, Kedelapannya adalah Archipelago Borneo, Prison, Predator, Undercover, Amazon, Chinesse Opera, Anime, dan Recycle.

Tahun berikutnya, Jember Fashion Carnaval mengangkat tema World Evolution. Sejumlah inovasi yang berorientasi International Performing Art pun tercipta dengan peserta yang jauh lebih banyak. Salah satunya menampilkan konsep Fashion and Dancing.

Sejarah baru juga tercipta pada JFC 10. Saat itu, jalanan kota sepanjang 3,6 kilometer disulap menjadi catwalk panjang bagi sekitar 600 peserta. Ribuan fotografer dan penonton berdatangan merekam acara yang menampilkan sembilan defile tersebut.