Pengumpulan Spanduk Kampanye Pemilu agar Tak Jadi Sampah Lewat The Trash Bag Project

Liputan6.com, Jakarta – Promosi diri dalam pemilihan umum (Pemilu) hingga Pilkada tak jarang disampaikan lewat deretan spanduk warna-warni sekaligus berisi beragam keterangan mengenai para kandidat. Pemasangan tersebut tidak jarang menciptakan kesan kumuh hingga menyesakkan jalanan.

Memasuki masa tenang, spanduk-spanduk yang sudah tak terpakai tersebut menjadi tumpukan sampah. Melihat fenomena itu, Parongpong, perusahaan yang bergerak dalam manajemen sampah menghadirkan The Trash Bag Project.

Lewat akun Instagram @parong.pong, perusahaan ini menyampaikan dasar dari dilaksanakannya proyek ini. “Tujuan dari proyek ini adalah menghindari penggunaan trashbag sekali pakai,” demikian keterangan yang ditulis Parongpong.

“Kami ingin menunjukkan bahwa #ZeroWasteEvent itu mungkin dan bisa dilakukan asal persiapannya matang. Dan tidak ada yang namanya sampah, jika semua material tak terpakai kita manfaatkan,” tambah akun perusahaan yang berbasis di Parongpong, Kabupaten Bandung Barat ini.

Di sisi lain, Parongpong juga menyampaikan ketimbang memakai raw material, mereka memilih untuk memakai spanduk yang tidak terangkut untuk dimanfatkan sebagai trashbag yang multi pakai.