Membahas Rencana Penetapan Hari Tenun Nasional Bersama Ketua DPR

Liputan6.com, Jakarta – Usaha untuk melahirkan peringatan Hari Tenun Nasional masih terus dilakukan. Yang terbaru adalah dengan bertemu Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Ia menerima kunjungan Komunitas Tekstil Tradisional Indonesia di ruang kerjanya di Gedung DPR RI Jl Gatot Soebroto Jakarta, Selasa, 13 Maret 2019.

Pertemuan yang dipimpin oleh Anna Mariana (Pendiri, Dewan Pakar dan Pembina), dihadiri pula oleh Hajah Musdalifah (Dewan Pembina) dan Herlina (Bendahara). Apa saja yang dibahas dalam pertemuan tersebut?

“Kami melakukan koordinasi dan sekaligus melaporkan progres dari rencana pengajuan usulan penetapan adanya Hari Tenun Nasional, di mana Keppresnya sudah dibuat dan tinggal ditandatangani Pak Jokowi,” terang Anna Mariana dalam rilis yang diterima Liputan6.com.

Anna menyebut tanggal 7 September sudah disepakati dalam Keppres sebagai usulan untuk tanggal peringatan Hari Tenun Nasional (HTN). Dalam kunjungan ini, Anna juga mengundang Ketua DPR RI untuk hadir dalam acara Festival Tenun dan Pencanangan HTN yang rencananya akan diselenggarakan pada 24 Maret 2019.

“Semoga tidak ada perubahan jadwal, karena kami menyesuaikan jadwal ini dengan waktu Pak Jokowi beserta Ibu Iriana yang rencananya akan hadir,” ungkap Anna.

Bamsoet sendiri mengatakan akan menyempatkan diri untuk hadir dan bersedia mengenakan kain tenun khas Bali yang sengaja didesain khusus oleh Anna Mariana dan diserahkannya dalam pertemuan itu.

Soal penetapan Hari Tenun Nasional, menurut Bambsoet, hal ini menjadi terasa penting, “Ini bisa jadi momentum untuk menggerakkan kegiatan tenun tradisional dan industri tenun serta melestarikan, sekaligus mengembangkan tenun tradisional di seluruh Indonesia,” ucapnya.