Maneken Bertubuh Bongsor Nike Tuai Pro Kontra

Kolom yang ditulis Tanya Gold mendapat kritik dari warga dunia maya. Berbondong-bondong mereka membela maksud Nike mengeluarkan produk plus size tersebut. Tak hanya orang awam, beberapa nama kenamaan seperti model Iskra Lawrence dan aktris Jameela Jamil juga turut angkat bicara.

Kita tak bisa membiarkan orang berdiskusi tentang ukuran seperti ini. Semua orang harus merasa nyaman di setiap ukuran dirinya. Lagipula, bagaimana kita bisa mempermalukan orang karena ukuran mereka, lalu mencoba menurunkan maneken ukuran mereka seolah mengundang mereka terakhir ke sebuah pesta,” tulis Jameela.

Saya pernah berada di ukuran seperti maneken tradisional, tapi sekarang sudah mendekati plus size. Saya sekarang malah lebih sehat ketimbang saat kurus. Karena jadi kurus bukan berarti sehat,” tulis Iskra.

Pembelaan juga datang dari perempuan lain yang mengatakan dirinya punya tubuh seukuran maneken plus size Nike dan malah sudah melakukan lari maraton tahun ini. “Jika Anda pikir perempuan gemuk tak bisa lari, jelas selama ini Anda hidup di bawah batu,” tegasnya.

Salah satu warganet mengungkap penelitian tahun 2017 yang menunjukkan bahwa ukuran maneken tradisonal malah menandakan tubuh terlalu kurus. Hal ini jadi panduan salah yang membuat banyak perempuan kekurangan nutrisi demi berukuran sama dengan maneken.