Lupis Mbah Satinem, Kuliner Kegemaran Presiden Soeharto Masuk Serial Dokumenter Street Food

Liputan6.com, Jakarta – Netflix baru saja merilis trailer untuk serial dokumenter terbaru, Street Food. Dalam sinopsis resmi, serial baru yang dalam trailer menampilkan lupis mbah Satinem ini dituliskan sebagai perjalanan budaya menyusuri makanan kaki lima dan menemukan kisah orang-orang yang membuat hidangan dengan cita rasa khas.

Sembilan negara Asia yang dijelajahi meliputi Thailand, India, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Filipina, Vietnam, dan, tentunya, Indonesia. Salah satu wakil Indonesia adalah lupis terkenal dari Yogyakarta buatan seorang nenek yang akrab disapa mbah Satinem.

Berbicara tentang menu sarapan di kota dengan semboyan ‘Yogyakarta Berhati Nyaman’, lupis mbah Satinem kiranya sudah tak lagi asing. Mbah Satinem sendiri diketahui telah berjualan sejak tahun 63-an, hinga sekarang dibantu anaknya.

Berjualan di Jl. Bumijo no.50, Gowongan, Yogyakarta, gelaran dagangan murah meriah, yakni Ro 5 ribu, ini sudah bisa dinikmati sejak pukul 6 pagi. Selalu ramai, bahkan kadang sampai mbah Satinem tak terlihat dari jauh karena terttutup pembeli, sistem pembelian di sini memakai nomor antrean.

Jangan sampai datang terlalu siang jika Anda ingin mencoba kelezatan lupis legendaris satu ini. Pasalnya, di hari-hari ramai, sajian lupis dengan siraman gula aren membuat ketahan ini bisa ludes di pukul 07.30 WIB.

Di samping lupis mbah Satinem yang sudah memiliki banyak pelanggan, dilansir dari Eater, Sabtu, 13 Maret 2019, gudeg buatan mbah Lindu, serta mie lethek khas Bantul dari Yasir Feri Ismatrada juga disebutkan bakal muncul di serial dokomenter tersebut.