Lion Air Kembangkan Tujuan Wisata di Sulawesi Utara sebagai Jendela Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Lion Air Grup berusaha mengakomodasi permintaan perjalanan udara kekinian (millennials traveling) dari wisatawan mancanegara dan Nusantara serta pebisnis untuk bepergian secara mudah ke Indonesia melalui Manado. Upaya tersebut untuk membantu mewujudkan impian para traveler mengekspolarasi tujuan wisata di Sulawesi Utara (Sulut).

“Lion Air bersama Batik Air dan Wings Air telah menyediakan rute favorit domestik serta internasional dengan pilihan jadwal keberangkatan yang tepat. Kehadiran jaringan ini diharapkan menjadi alternatif baru traveler mengeksplorasi bisnis dan objek wisata di Sulut,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com, baru-baru ini.

Selama ini, jelas Danang, popularitas Sulawesi Utara sebagai pintu gerbang Indonesia di Asia Pasifik. Oleh karena itu, Lion Air Group terus mengembangkan tujuan wisata yang diperkenalkan sebagai “Jendela Indonesia atau Window of Indonesia” sejak 2015.  Hal itu sebagai bentuk Lion Air Group mendukung program pemerintah dalam pencapaian 17 juta wisatawan menuju Indonesia.

“Jendela Indonesia berdiri di atas lahan seluas 2 hektare di kawasan bisnis yang popular dengan sebutan Boulevard, area reklamasi pantai berbatasan langsung dengan perairan Teluk Manado. Kawasan ini telah menempatkan satu paket berwisata mudah, karena berdekatan dengan akomodasi Lion Hotel & Plaza yang merupakan member Lion Air Group,” ujar Danang.

2 dari 3 halaman

Dampak Positif

Lion Air Grup mengembangkan Manado sebagai jendela Indonesia (Dok. Lion Air)

Jendela Indonesia menyediakan sejumlah fasilitas dengan tetap mengedepankan faktor kenyamanan dan kebersihan sebuah kawasan wisata. Keseriusan Lion Air Group menjadikan sebagai sentral tujuan wisata yang diwujudkan dalam pengembangan tiga tahun terakhir.

Jendela Indonesia menawarkan opsi terbaik bagi travelers ketika berada di Manado. Beragam hidangan disediakan sehingga mudah mencicipi sajian kuliner sambil menikmati spot pesona bahari. Fasilitas bersantai sekaligus bersantap di restoran dua zona terbuka (outdoor) dan semi-outdoor. Selain itu, bisa berbelanja pernak-pernik produk UKM dan bermacam olahan kreatif dari berbagai daerah,” kata Danang.

Bagi mereka yang hobi renang dan pecinta bahari, Jendela Indonesia menyediakan kolam renang air asin dan air tawar, pendidikan penyelaman bagi wisatawan (pemula dan professional), DSD (discovery scuba diving) atau fun diving serta menjelajahi laut, gunung, dan danau. Wisatawan akan lebih leluasa memandang keindahan latar belakang Manado Tua dan “segaris” Bunaken.

Jendela Indonesia memiliki panggung atraksi panggung terbuka yang menampilkan kebudayaan seluruh Indonesia. Wisatawan wajib mengabadikan momen Jendela Indonesia instagramable untuk spot foto; Patung Cakalele, Patung Wayang, miniatur patung Garuda Wisnu Kencana serta signed ‘I LoVe Manado’.

“Lion Air Group optimis, Jendela Indonesia bisa berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal atau bagi Sulawesi Utara. Lion Air memproyeksikan pertumbuhan destinasi Manado dan sekitarnya akan semakin berkembang, sejalan inisiasi pemerintah, pelaku industri wisata, perhotelan, maskapai yang didukung banyak pihak,” jelas Danang.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: