Jenis Pasta Italia yang Populer di Indonesia, Kenali Perbedaan dan Cara Mengolahnya

Pasta adalah makanan pokok dari ragam kudapan Italia. Pasta pertama kali disebutkan pada tahun 1154 di Sisilia. Pasta dibagi menjadi dua kategori umum yaitu pasta kering (pasta secca) dan pasta segar (pasta fresca).

Kebanyakan pasta kering diproduksi secara komersial melalui proses ekstrusi, yaitu dengan mendorong keluar adonan pasta melalui lubang-lubang saringan sebuah mesin. Sementara pasta segar secara tradisional diproduksi dengan tangan, kadang juga dengan bantuan mesin sederhanaPasta segar yang tersedia di toko grosir diproduksi secara komersial oleh mesin skala besar.

Di Italia, nama-nama bentuk atau jenis pasta tertentu sering berbeda di setiap tempat. Misalnya, pasta bentuk cavatelli dikenal dengan 28 nama berbeda tergantung kota dan wilayah.

Sebagai kategori dalam masakan Italia, baik pasta segar maupun kering secara klasik digunakan dalam satu dari tiga jenis hidangan yaitu :

· Pasta asciutta (atau pastasciutta) yaitu pasta yang dimasak berlapis dan disajikan dengan saus atau bumbu tambahan;

· Pasta in brodo, di mana pasta dicampur sebagai olahan sup dan bagian dari hidangan jenis sup.

· Pasta al forno, di mana pasta dimasukkan ke dalam hidangan yang kemudian dipanggang dalam oven.

Hidangan pasta pada umumnya sederhana, tetapi tiap olahan pasta bervariasi dalam penyajiannya. Beberapa hidangan pasta disajikan sebagai hidangan kecil atau untuk makan siang ringan, seperti salad pasta. Hidangan lain yang mungkin lebih besar digunakan untuk makan malam. Saus pasta juga bisa bervariasi dalam rasa, warna, dan tekstur.

Dalam hal nutrisi, pasta memiliki kandungan 31% karbohidrat, 6% protein, rendah lemak, jumlah mangan sedang, tetapi pasta umumnya memiliki kandungan mikronutrien yang rendah.