Jejak Dokter Kandungan Keluarga Cendana Berbekas di Restoran Plataran Menteng

Liputan6.com, Jakarta – Bangunan bergaya kolonial dengan dinding tebal di bagian fasad dan kesan elegan terpancar dari restoran Plataran Menteng. Siapa yang menyangka bila restoran tersebut awalnya hanyalah rumah sekaligus tempat praktik seorang dokter kandungan keluarga Cendana yang membantu persalinan Tien Soeharto?

Awalnya, bangunan yang berdiri di atas lahan 1.200 meter persegi itu hanya terdiri satu lantai dengan halaman yang rimbun dengan tumbuhan dan pohon mangga. Setelah direnovasi selama sembilan bulan, tempat itu kini memiliki tiga lantai ditambah rooftop sebagai ruang terbuka.

Terlepas dari perubahan yang ada, secara umum lantai dasar restoran ditata sesuai aslinya. Operation Manager Plataran Menteng, Ruddy Wahyudi mengatakan hal itu sesuai janji yang diucapkan pemilik restoran, Yozua Makes, kepada keluarga dokter kandungan tersebut saat membeli bangunan dan tanah tersebut.

“Makanya, layout di lantai satu masih sama dengan sebelumnya. Bahkan, meja marmer yang di tengah itu juga milik dokter Liem Khe Loen (sambil menunjuk ke meja yang berada di foyer),” kata Ruddy kepada Liputan6.com, beberapa waktu lalu.

Liem Khe Loen merupakan dokter kandungan alumni Universitas Indonesia yang berpraktik di sejumlah rumah sakit di Jakarta, seperti RSCM, RS Budi Kemulyaan, dan RS Cikini. Tak hanya keluarga Cendana, ia juga menerima pasien dari masyarakat umum.

“Ternyata, ibu saya pun saat ingin memiliki anak, programnya ya ke dr. Liem Khe Loen. Dia dikenal dokter galak,” tutur Ruddy sambil tertawa.

Karena prestasinya, Presiden Soeharto menamai Liem Khe Loen dengan Lukito Husodo yang berarti dokter yang hebat. Ia bahkan dianugerahi tanda kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial pada 26 Agustus 1974 dan Satyalancana Karya Satya pada 15 April 1986.