Crop Circle di Sawah Petani Kediri, Tempat Wisata Baru Rekomendasi Gubernur Khofifah

Dilansir dari malangtimes.com, crop circle itu berdiri di atas lahan seluas 2,1 hektare di Desa Kedungmalang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Dibuat oleh kelompok tani (Poktan) setempat, crop circle ini dipilih karena dirasa bisa mengangkat pamor desa yang memiliki kekayaan sumber daya alam di bidang pertanian.

Awalnya, lokasi tersebut akan dijadikan rest area karena termasuk lokasi strategis. Kepala Desa Kedungmalang, Edi Sumitro, mengatakan dalam perkembangannya, pihak desa kemudian bekerja sama dengan BPSB Jawa Timur, akhirnya disepakati membuat lokasi tersebut menjadi tempat wisata edukasi.

“Di dalam wahana ini, kami akan memberikan edukasi mengenai pengenalan berbagai macam varietas tanaman, cara budidaya, potensi pasar dan lain sebagainya,” tambahnya.

Di lokasi ini terdapat sembilan varietas berbeda padi hibrida, 54 padi inbridda, 19 jagung hibrida, delapan varietas jagung manis, jagung pulut manis, jagung pulut ungu, delapan varietas kedelai, sorgum, 19 varietas melon, 17 varietas mentimun, dan enam varietas bawang merah.

Juga ada 17 varietas semangka, stroberi, 10 varietas cabai, sembilan tomat, 116 kacang panjang, enam buncis, terong, kubis ungu, kubis sendok, sawi hijau, sawi sendok, bayam ungu, bayam hijau, bayam belang, okra, kemangi, labu botol, labu madu, labu jepang, paria, oyong, bunga marigold, bunga celosia, bunga matahari, dan bunga pacar air. Selain itu, juga terdapat edukasi sapi dan kambing.