Cerita Iqbaal Ramadhan, dari Kopi hingga Impian Membuat Yayasan

Liputan6.com, Jakarta – Meraih kesuksesan di dunia seni peran tidak membuat aktor Iqbaal Ramadhan terlena dengan popularitas hingga melupakan pendidikan. Menuntut ilmu merupakan prioritas pemain film Dilan 1991 tersebut.

Hal ini terbukti ketika Iqbaal Ramadhan telah merampungkan pendidikan setara SMA di United World Colleges (UWC), Amerika Serikat. Kini, ia melanjutkan studi di Monash University, Melbourne, Australia.

Sekolah di Negeri Paman Sam memberikan memori tersendiri bagi aktor berusia 19 tahun tersebut. Kala itu ternyata menjadi momen awal keakraban Iqbaal dengan kopi.

“Belum banyak yang tahu, kopi sudah menjadi bagian hidup saya sejak di Amerika, minum kopi saat belajar. Awalnya suka latte dan sampai sekarang juga suka. Latte nggak pernah salah,” kata Iqbaal Ramadhan saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa, 9 Juli 2019.

Iqbaal menambahkan, setelah kuliah di Melbourne, ia biasanya minum kopi hangat di pagi hari. Selepas makan siang, kopi dingin pun tak jarang menjadi pilihannya untuk menemani kegiatan dan juga waktu belajar.

“Kopi itu jadi minuman sehari-hari, di pikiran setiap hari harus ada kopi,” lanjut aktor kelahiran 28 Desember 1999 ini.

Selain itu, Iqbaal Ramadhan juga berbagi cerita soal ketertarikannya menjadi barita. “Saya punya teman barista dan pengen juga jadi barista di Melbourne tertarik bikin kopi yang autentik,” lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Mimpi Membuat Yayasan

Iqbaal Ramadhan (Adrian Putra/Fimela.com)

Iqbaal Ramadhan yang saat ini tengah menikmati libur musim dingin dan memilih kembali ke Tanah Air. Beberapa agenda di dunia hiburan seperti trailer film terbarunya, Bumi Manusia telah resmi dirilis dan akan merilis album pada Agustus mendatang.

Tak hanya semakin mantap di film dan musik, Iqbaal Ramadhan ternyata memiliki impian di masa depan, salah satunya adalah membuat yayasan.

“Saya punya rencana besar yaitu bikin yayasan untuk beasiswa S1 di Indonesia karena biasanya beasiswa buat S2,” ungkapnya.

Keinginan besar Iqbaal tersebut tentunya terdapat misi mulia di baliknya. “Pengen banget bikin yayasan dan memberikan sesuatu untuk Indonesia,” tambah Iqbaal.

Selain itu, Iqbaal juga ingin memiliki media online dengan kultur baru seperti MTV yang berjaya di era 90-an hingga 2000-an.

“Sekarang banyak band-band indie yang keren banget. Lewat media ini ingin membagi kultur musik Indonesia agar lebih bisa diapresasi,” kata Iqbaal.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: