Cerita Akhir Pekan: 6 Permainan Tradisional Paling Ikonik, Siap Bernostalgia?

Liputan6.com, Jakarta – Seiring perkembangan zaman, ada begitu banyak hal yang berubah dalam berbagai aspek kehidupan. Mau tak mau, orang-orang seolah ‘terbawa arus’ yang mungkin sebenarnya tak mereka inginkan. Salah satu hal yang tak terbantahkan adalah permainan tradisional yang kian terlupa.

Kecanggihan teknologi kini memang memberikan ragam pilihan permainan anak yang sangat menarik. Pilihan hiburan tersebut tentunya bisa dinikmati dari aplikasi-aplikasi permainan di gawai atau bahkan asyik bermain secara online.

Meski semakin terpinggirkan, kehadiran permainan tradisional sempat membuat kehidupan berwarna pada zamannya. Siap untuk bernostalgia ke memori masa kecil? Yuk, intip kembali enam permainan tradisional paling ikonik yang telah dirangkum Liputan6.com untuk cerita akhir pekan kali ini.

1. Congklak

Permainan tradisional ini juga biasanya disebut dakon. Langsung terima masa lalu? Tentu, karena congklak sangat ikonik dengan permainan yang membutuhkan papan congklak dengan dua baris yang menjorok ke dalam. Biasanya, papan ini terbuat dari kayu dan plastik sementara bijinya bervariasi dapat dari bebatuan kecil atau cangkang kerang.

Congklak dimainkan oleh dua orang dengan meletakkan satu persatu biji dalam lubang dan begitu seterusnya berlawanan dengan arah jarum jam. Bila biji habis di lubang kecil, pemain dapat mengambil dan melanjutkan mengisi.

Jika habis di lubang besar miliknya, pemain juga dapat melanjutkan. Namun jika habis di lubang kecil, pemain harus berhenti dan mengambil seluruh biji di sisi depan. Lalu bila berhenti di lubang kosong lawan, pemain harus berhenti dan bertukar giliran.

2. Petak Umpet

Petak umpet adalah salah satu permainan tradisional yang tidak memerlukan alat bantu untuk bermain. Siapa pun dapat ikut ambil bagian dengan menentukan siapa yang akan ‘menjaga’ pertahanan agar tak dibobol oleh lawan.

Biasanya, peserta yang bertugas menjaga akan menutup mata dan menghitung terlebih dahulu. Di momen tersebut, mereka yang berbaris di belakang akan mencari tempat persembunyian agar tak ditemukan. Bagi mereka yang berhasil tak tertangkap, tidak akan menjadi yang menjaga.

Sementara, orang yang menjaga harus mencari teman-teman yang bersembunyi sembari menjaga. Namun, ada pula yang hanya diam dipertahanan untuk menjaga. Anda termasuk tim yang mana?