Cerita Akhir Pekan: 6 Kuliner yang Sempat Hits Dadakan, Sekarang ke Mana?

Liputan6.com, Jakarta – Bergantian naik panggung, masanya bisa jadi sangat panjang, juga kemungkinan terlalu singkat. Begitulah guliran tren kuliner yang derasnya tak bisa dibendung. Alirannya tak bisa dipungkiri juga melalui Indonesia.

Ingat-ingat saja, sudah berapa banyak kuliner  baru yang Anda dengar sejak awal 2000-an? Sekian banyak di antara mereka sempat jadi pusat perhatian dan jadi buruan banyak orang. Seiring waktu, popularitasnya bisa dikatakan menurun. Berikut beberapa di antaranya yang dirangkum Liputan6.com.

Keripik Maicih

Sempat melejit di tengah era 2000-an ini, Maicih dikenal lewat keripik yang tingkat kepedasannya bisa dipilih sesuai selera. Demi mendapatkan camilan satu ini, orang rela ikut pre-order sampai beberapa lama, lantaran awalnya hanya dijual di Bandung, Jawa Barat.

Seiring waktu, kendati Maicih lebih mudah didapatkan. Apalagi sekarang sudah ada di sejumlah convenient store, atensi yang diberikan tak seheboh dulu. Anda mau bernostalgia dengan kembali jajan camilan satu ini?

Es Kepal Milo. (dok.Instagram @eskepalviral_palembang/https://www.instagram.com/p/BqwuLnWAJsw/Henry

Es Kepal Milo

Es kepal milo bisa dikatakan sebagai kuliner yang belum lama ini sempat mengguncangkan hati foodies. Banyak orang ingin mencicip sendiri bagaimana lezatnya jajanan dengan rasa dominan cokelat tersebut.

Bahkan, mulai banyak orang ikut membuka gerai es kepal milo dadakan. Cepat naik tangga popularitas, pudarnya juga hampir sama cepat. Sekarang, penjual kuliner sempat hits ini sudah tak begitu sering didapati.

2 dari 4 halaman

Cappucino Cincau

Cappucino Cincau (sumber: iStockphoto)

Anda pernah rela mengantre berjam-jam demi kuliner yang populer disebut capcin ini? Rasa manis sedikit pahit dari cappucino ditambah tekstur kenyal cincau sempat membuat tak sediki orang ketagihan.

Harga yang cukup terjangkau juga faktor lain larisnya minuman satu ini. Sempat berjaya, gerai penjual capcin di kota-kota besar sekarang tak sebanyak dulu. Antrean juga jarang sekali terlihat mengular di tempat jualan capcin yang masih bertahan.

Pop Ice. (dok. Instagram @_sofiaa.a_/https://www.instagram.com/p/BzwuKRLJlUV/)

Pop Ice

Ditambah macam-macam topping, minuman yang biasa disajikan dingin ini sempat sangat hits di zamannya. Bukan sama sekali tak ada, tapi sekarang sudah cukup jarang kedai menjual Pop Ice dan masih ramai pembeli.

Dulu, penyajiannya sebagian besar memakai gelas plastik. Namun, ada juga yang menyajikan dalam porsi lumayan besar dalam sebuah mangkok. Esnya pun sampai menggunung dengan topping tak kalah banyak.

3 dari 4 halaman

Kreasi Serba Tahu yang Sempat Hits

Radhika Madan makan tahu bulat. (Bambang E. Ros/Bintang.com)

Tahu Bulat

Dengan jingle yang mungkin masih melekat di telinga Anda, kuliner satu ini lebih jarang didapati ketimbang dulu. Sesuai namanya, tahu berbentuk bulat ini biasanya disajikan secara hangat memakai bumbu yang memberi tambahan rasa.

Dibanderol biasanya hanya Rp5 ribu, tahu bulat juga tak kuasa menahan deras aliran tren kuliner. Biasanya hampir mungkin ditemui di banyak titik keramaian, sekarang kuliner ini perlahan meredup dengan pembeli yang jauh berkurang.

Tahu jeletot. (dok. Instagram @tahu.sexy/https://www.instagram.com/p/ByHmgd5gz0I/)

Tahu Jeletot

Tahu isi dengan cita rasa pedas ini juga pernah jadi camilan favorit banyak orang. Kendati sudah pedas, beberapa orang tetap saja sempat memakanan jajanan ini bersama cabai rawit hijau maupun saus sambal.

Pernah sangat digemari, sekarang Anda mungkin sudah sangat jarang mendapati kedai penjual tahu jeletot. Sekalinya ada, ia tak lagi terpisah, melainkan dijual bersama gorengan lain seperti tempe, bakwan, dan cireng.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: