Benarkah Minum Susu Saat Sahur Bikin Kenyang Lebih Lama?

Liputan6.com, Jakarta – Di bulan puasa atau Ramadan tentu banyak kaum muslim selalu menginginkan menu berbuka puasa dan sahur yang spesial. Terutama menu sahur, yang berpengaruh untuk menjalani puasa seharian. Karena itu menu sahur tak boleh dipilih sembarangan.

Dari sekian banyak makanan dan minuman, mungkin susu adalah salah satu alternatif menu yang baik untuk sahur. Kenapa susu? Dengan mengonsumsi segelas susu saat sahur merupakan cara gampang menambah asupan protein ke tubuh kita.

Tubuh jadi tak mudah lemas karena asupan protein dan serat tercukupi, sehingga Anda bisa tetap aktif meski sedang berpuasa. Menurut dokter spesialis gizi klinis, Diana F Suganda, asupan protein yang dibutuhkan oleh tubuh sekitar 7,8 gram per hari.

Jumlah sebesar itu bisa diperoleh dari satu potongan besar ayam, ikan, maupun daging merah. Kalau tak mencukupi, susu bisa jadi pilihan terbaik.

“Kalau sahur biasanya kita tidak mau makan terlalu banyak, jarang kita bisa makan ayam sampai dua potong, atau ikan sampai dua ekor, nah kita bisa menambahkan susu,” terang Diana, dilansir dari Brilio.net, 16 Mei 2019.

Menurut Diana, asupan protein kita tetap masih kurang walaupun saat sahur sudah memasukan sumber protein hewani (ayam atau ikan) dan protein nabati (tahu dan tempe) ke dalam satu piring saji.

Jadi kita menambahnya dengan meminum segelas susu bervolume kecil, kira-kira 200 ml. “Anda bisa dapat protein dengan 200 ml susu, semua cairan serta mineralnya sudah lengkap,” tuturnya.