4 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum ke Korea Utara

Liputan6.com, Jakarta – Korea Selatan bisa dibilang termasuk tujuan wisata yang banyak diminati, terutama di Asia. Namun Korea Utara (Korut) juga tak kalah menarik. Belakangan ini semakin banyak orang yang tertarik untuk berwisata ke Korea Utara.

Namun akses informasi ke negara tetangga Korea Selatan itu masih sangat minim. Wajar saja, karena negara yang dipimpin Kim Jong-Un ini merupakan negara yang menutup diri dari perkembangan globalisasi. Bagi sebagian orang, tertutupnya Korut mungkin menjadi daya tarik tersendiri.

Hal itu mendorong kemampuan dan niat untuk mengunjungi negara komunis tersebut. Lalu seperti apa berwisata di Korea? Dan apa saja yang harus kita ketahui dan persiapkan sebelum terbang ke Korea?

Kalau berwisata menggunakan jasa agen perjalanan, Anda mungkin akan lebih banyak mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Namun seperti dilansir dari Dream.co.id dan World Nomads, ada baiknya Anda mengetahui beberapa hal berikut ini sebelum meutuskan jalan-jalan ke Korea Utara.

Situasi Politik

Sejak perang Korea pada 1953, kawasan Korea dibagi menjadi dua, yaitu Republik Demokrasi Rakyat Korea atau dikenal dengan Korea Utara, dan Republik Korea atau Korea Selatan.

Walaupun sudah dilakukan perjanjian perdamaian, hubungan kedua saudara ini masih tegang.Sampai akhirnya pada April 2018, Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In untuk pertama kalinya bertemu.

Korut merupakan negara komunis, yang berarti selama berada di negara tersebut, Anda akan selalu berada dalam pengawasan rezim. Pasukan keamanan pemerintah bisa juga akan selalu mengawasi dan memantau setiap kegiatan Anda.

Meski begitu, tidak banyak informasi yang bisa kita peroleh dari situasi politik internal Korut, pengunjung wisata masih bisa mengakses internet selama berada di sana. Beberapa saluran televisi internasional juga masih bisa di akses di hotel, namun mungkin tidak sebanyak ketika kita berada di hotel negara lain.

Barang yang Dilarang

Tiap negara mungkin memiliki peraturan dan kebijakan masing-masing, seperti larangan membawa barang tertentu ketika berwisata di negara tersebut. Begitu pula Korea Utara, ada beberapa barang yang dilarang saat Anda berwisata ke sana. Di antaranya adalah yang berhubungan dengan keagamaan, pornografi, politik dan buku panduan wisata.

Namun Anda masih diperbolehkan membawa kamera, gawai, dan laptop. Walaupun, jaringan telekomunikasi akan sepenuhnya diawasi oleh pemerintah setempat.

2 dari 4 halaman

Visa

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump bertemu dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un di zona demiliterisasi Korea (DMZ), Desa Panmunjom pada Minggu (30/6/2019). Ini adalah kali pertama seorang presiden AS menginjakkan kaki di negara tersebut. (AP Photo/Susan Walsh)

Untuk memasuki negara lain tentu kita perlu visa, begitu juga dengan Korea Utara. Kebanyakan orang yang ingin mengunjungi Korea Utara harus melalui China, karena memang akses ke negara dengan ibu kota Pyongyang ini sangat dibatasi.

Bahkan kabarnya beberapa negara seperti Korea Selatan, Malaysia dan Israel dilarang mengunjungi Korea Utara. Begitu juga dengan Amerika Serikat, tapi larangan ini kabarnya akan dicabut pada Agustus 2019 ini.

Sebelumnya, beberapa wisatawan dari AS ada yang bisa menembus dan mengunjungi Korea Utara meski harus dengan perjuangan yang sangat sulit.

Satu lagi, hanya beberapa negara saja yang mempunyai kantor Kedutaan Besar (Kedubes) di Korea Utara dan begitu juga sebaliknya. Hubungan Indonesia dengan Korut memang tak terlalu dekat, tapi masih menjalin hubungan diplomatik. Indonesia mempunyai Kedubes di Pyongyang dan Korea Utara juga mempunyai kantor Kedubes di Jakarta.

3 dari 4 halaman

Aturan Wisata

Warga bermain seluncur air di Munsu Waterpark, Pyongyang, Korea Utara, 16 Juni 2019. (Ed JONES/AFP)

Wisatawan asing di Korea Utara tidak diperbolehkan untuk menggunakan mata uang mereka, sehingga harus membawa uang Euro atau mata uang China yaitu Yuan. Sangat disarankan untuk membawa Yuan.  Anda juga sangat disarankan untuk membawa uang tunai, karena tidak ada mesin ATM atau tempat penukaran uang di Korea Utara.

Saat berada di sana, jangan sembarangan mengambil foto. Sebelum mengambil foto, kita harus mendapat izin terlebih dahulu dari pemandu lokal.

Satu lagi peraturan yang wajib dipatuhi, Anda harus membungkuk sebagai tanda member hormat tiap kali menjumpai patung Kim Jong-Un atau pemimpin mereka lainnya.

Anda harus siap-siap sering membungkuk karena ada sekitar 34 ribu buah patung Kim Jong-Un maupun mantan pemimpin Korea Utara lainnya. Jadi, sekarang Anda sudah siap dan yakin mau ke Korea Utara?

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: